Kelas 12 SMAInduksi ElektromagnetikTerapan Induksi Elektromagnet pada Produk TeknologiSebuah transformator dihubungkan pada tegangan 120 V. Transformator mempunyai kumparan primer dan sekunder yang terdiri atas 400 lilitan dan 100 lilitan. Jika kumparan sekunder dihubungkan dengan lampu yang mempunyai hambatan 20 Ohm, hitung kuat arus primer dan Induksi Elektromagnet pada Produk TeknologiInduksi ElektromagnetikElektromagnetikFisikaRekomendasi video solusi lainnya0302Sebuah induktor terbuat dari kumparan kawat dengan 50 lil...Teks videoHello friend kali ini kita akan membahas soal tentang transformator dari soal Diketahui suatu transformator memiliki tegangan pada kumparan primernya yaitu V P = 120 diketahui pula bahwa jumlah lilitan pada kumparan primernya yaitu NP itu sebanyak 400 lilitan dan jumlah lilitan pada kumparan sekundernya yaitu NS itu sebanyak 100 ml kemudian diketahui bahwa pada kumparan sekunder itu dihubungkan dengan lampu yang memiliki hambatan yaitu R = 20 Ohm dan ditanyakan kuat arus pada kumparan primernya yaitu IP dan kuat arus pada kumparan sekundernya yaitu if untuk menyelesaikan permasalahan ini kita bisa dengan menggunakan persamaan yang berlaku pada sebuah transformator yang berhubungan dengan tegangan dan juga jumlah lilitan jadi PPS itu = n pepper MS V di sini adalah tegangan pada kumparan primer PS adalah tegangan pada kumparan sekunder NP adalah Jumlah lilitan pada kumparan primerPNS adalah Jumlah lilitan pada kumparan sekunder selanjutnya untuk mendapatkan nilai dari vs kita masukkan besaran-besaran yang diketahui maka menjadi 120 PS = 400 per 100 ini bisa kita coret maka menjadi 120 = 4 PS dan PS = 30 volt dari sini kita bisa mendapatkan nilai kuat arus yang berlaku pada kumparan sekundernya ingat hukum Om kita mendapatkan persamaan bahwa iitu = V per 3 untuk mencari isi itu = p x dibagi dengan r i s ini adalah kuat arus yang mengalir pada kumparan sekunder vs adalah tegangan pada kumparan sekunder dan R adalah hambatan dari lampu yang dihubungkan dengan kumparan sekundernya Nah langsung saja kita masukkan besaran yang diketahui PS yang barusan kita cari yaitu 30 dibagi dengan r nya yaitu 20 maka itu = 1,5 a. Nah selanjutnya untuk mencari nilai dari kuat arus yang mengalir pada kumparan primer kita gunapersamaan dari transformator yang lain yaitu yang berhubungan dengan tegangan dan juga kuat arusnya sehingga V per vs itu sama dengan ISP Nah dari sini kita kan besaran-besaran yang diketahui maka menjadi 120 per 30 = 1,5 per IP bisa kita coret dan ini bisa kita coret maka menjadi empat tipe itu = 1,5 sehingga kipe itu = 0,375 a dari sini kita dapatkan bahwa kuat arus yang mengalir pada kumparan sekunder sebesar 1,5 A dan kuat arus yang mengalir pada kumparan primer sebesar 0,375 ampere sampai jumpa di soal salahSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul
Kelas 9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiInduksi Elektro MagnetikSebuah transformator dihubungkan dengan tegangan 120 volt. Bila lilitan primernya 40 dan lilitan sekundernya 160 , maka besar tegangan sekunder adalah ... Elektro MagnetikKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiElektromagnetikFisikaRekomendasi video solusi lainnya0118Sebuah transformator memiliki kumparan primer dengan 1500...0141Perhatikan pernyataan berikut! 1 Menambah jumlah lilita...Teks videoHaikal friend di sini ada soal jika diketahui sebuah transformator dengan tegangan primer VP = 100 dan memiliki lilitan primer atau NP = 40 lilitan sekunder atau es = 160 lilitan pertanyaannya besar tegangan sekunder vs adalah untuk menjawab soal ini kita akan menggunakan konsep dari elektromagnet tentang transformator dan rumus yang digunakan adalah perbandingan dari tegangan dan jumlah lilitan rumusnya adalahwallpaper PS = n pepper MS adalah tegangan primer PS adalah tegangan sekunder adalah lilitan primer dan MS adalah lilitan sekunder kemudian langsung saja kita masukkan nilainya PPnya 100 dengan ps-nya yang akan kita cari = n p nya adalah 40 MS nya adalah 160 lalu kita hitung PS = X dengan 160/40 PS =480 dengan satuan untuk besar tegangan sekunder atau ps = 480 volt dan jawaban yang tepat dalam pilihan ganda adalah c480 sampai jumpa di soal selanjutnyaSukses nggak pernah instan. Latihan topik lain, yuk!12 SMAPeluang WajibKekongruenan dan KesebangunanStatistika InferensiaDimensi TigaStatistika WajibLimit Fungsi TrigonometriTurunan Fungsi Trigonometri11 SMABarisanLimit FungsiTurunanIntegralPersamaan Lingkaran dan Irisan Dua LingkaranIntegral TentuIntegral ParsialInduksi MatematikaProgram LinearMatriksTransformasiFungsi TrigonometriPersamaan TrigonometriIrisan KerucutPolinomial10 SMAFungsiTrigonometriSkalar dan vektor serta operasi aljabar vektorLogika MatematikaPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel WajibPertidaksamaan Rasional Dan Irasional Satu VariabelSistem Persamaan Linear Tiga VariabelSistem Pertidaksamaan Dua VariabelSistem Persamaan Linier Dua VariabelSistem Pertidaksamaan Linier Dua VariabelGrafik, Persamaan, Dan Pertidaksamaan Eksponen Dan Logaritma9 SMPTransformasi GeometriKesebangunan dan KongruensiBangun Ruang Sisi LengkungBilangan Berpangkat Dan Bentuk AkarPersamaan KuadratFungsi Kuadrat8 SMPTeorema PhytagorasLingkaranGaris Singgung LingkaranBangun Ruang Sisi DatarPeluangPola Bilangan Dan Barisan BilanganKoordinat CartesiusRelasi Dan FungsiPersamaan Garis LurusSistem Persamaan Linear Dua Variabel Spldv7 SMPPerbandinganAritmetika Sosial Aplikasi AljabarSudut dan Garis SejajarSegi EmpatSegitigaStatistikaBilangan Bulat Dan PecahanHimpunanOperasi Dan Faktorisasi Bentuk AljabarPersamaan Dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel6 SDBangun RuangStatistika 6Sistem KoordinatBilangan BulatLingkaran5 SDBangun RuangPengumpulan dan Penyajian DataOperasi Bilangan PecahanKecepatan Dan DebitSkalaPerpangkatan Dan Akar4 SDAproksimasi / PembulatanBangun DatarStatistikaPengukuran SudutBilangan RomawiPecahanKPK Dan FPB12 SMATeori Relativitas KhususKonsep dan Fenomena KuantumTeknologi DigitalInti AtomSumber-Sumber EnergiRangkaian Arus SearahListrik Statis ElektrostatikaMedan MagnetInduksi ElektromagnetikRangkaian Arus Bolak BalikRadiasi Elektromagnetik11 SMAHukum TermodinamikaCiri-Ciri Gelombang MekanikGelombang Berjalan dan Gelombang StasionerGelombang BunyiGelombang CahayaAlat-Alat OptikGejala Pemanasan GlobalAlternatif SolusiKeseimbangan Dan Dinamika RotasiElastisitas Dan Hukum HookeFluida StatikFluida DinamikSuhu, Kalor Dan Perpindahan KalorTeori Kinetik Gas10 SMAHukum NewtonHukum Newton Tentang GravitasiUsaha Kerja Dan EnergiMomentum dan ImpulsGetaran HarmonisHakikat Fisika Dan Prosedur IlmiahPengukuranVektorGerak LurusGerak ParabolaGerak Melingkar9 SMPKelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk TeknologiProduk TeknologiSifat BahanKelistrikan Dan Teknologi Listrik Di Lingkungan8 SMPTekananCahayaGetaran dan GelombangGerak Dan GayaPesawat Sederhana7 SMPTata SuryaObjek Ilmu Pengetahuan Alam Dan PengamatannyaZat Dan KarakteristiknyaSuhu Dan KalorEnergiFisika Geografi12 SMAStruktur, Tata Nama, Sifat, Isomer, Identifikasi, dan Kegunaan SenyawaBenzena dan TurunannyaStruktur, Tata Nama, Sifat, Penggunaan, dan Penggolongan MakromolekulSifat Koligatif LarutanReaksi Redoks Dan Sel ElektrokimiaKimia Unsur11 SMAAsam dan BasaKesetimbangan Ion dan pH Larutan GaramLarutan PenyanggaTitrasiKesetimbangan Larutan KspSistem KoloidKimia TerapanSenyawa HidrokarbonMinyak BumiTermokimiaLaju ReaksiKesetimbangan Kimia Dan Pergeseran Kesetimbangan10 SMALarutan Elektrolit dan Larutan Non-ElektrolitReaksi Reduksi dan Oksidasi serta Tata Nama SenyawaHukum-Hukum Dasar Kimia dan StoikiometriMetode Ilmiah, Hakikat Ilmu Kimia, Keselamatan dan Keamanan Kimia di Laboratorium, serta Peran Kimia dalam KehidupanStruktur Atom Dan Tabel PeriodikIkatan Kimia, Bentuk Molekul, Dan Interaksi Antarmolekul
Sebuahtransformator dihubungkan dengan tegangan 60 volt. Jika lilitan primernya 20 dan lilitan sekundernya 160. Maka besar tegangan sekundernya adalah . Induksi Elektro Magnetik; Kelistrikan, Kemagnetan dan Pemanfaatannya dalam Produk Teknologi; Elektromagnetik; FisikaPada artikel ini kita akan belajar mengenai Rumus Transformator dan Contoh Soal Transformator disertai Pembahasan yang dibahas secara jelas dan mudah Rumus dan Contoh Soal Transformator - Transformator atau Trafo merupakan salah satu komponen elektronika yang memiliki peran dalam menaikkan atau menurunkan tegangan listrik. Trafo bekerja berdasarkan hubungan konsep medan elektromagnetik dan fluks listrik yang diperoleh dari lilitan pada trafo yaitu lilitan primer dan lilitan sekunder. Komponen Transformator Pada trafo lilitan primerNp merupakan lilitan dimana tegangan input Vpdan arus input masuk Ipyang kemudian diubah menjadi medan elektromagnetik yang nantinya diteruskan oleh inti besi menuju lilitan sekunder. Lilitan sekunder mengubah fluks listrik yang dialirkan dari inti besi menjadi tegangan outputVs dan arus outputIs yang berasal dari Gaya Gerak Listrik pada lilitan sekunderNs. Dan di postingan ini kita akan membahas mulai dari Rumus Transformator dan Contoh Soal Transformator dengan pembahasan. Baca Juga Penerapan Transformator dalam Kehidupan Sehari-hari Rumus Transformator Dalam menghitung transformator terdapat persamaan dasardalam simulasi yang biasa digunakan dalam menghitung sebuah trafo, berikut merupakan persamaan ideal trafo Rumus Ideal Transformator KeteranganVs = Tegangan Sekunder Keluar/Output VoltVp = Tegangan Primer Masuk/Input VoltNs = Lilitan Sekunder Keluar/OutputNp = Lilitan Primer Masuk/InputIs = Kuat Arus Sekunder Keluar/Output AmpereIp = Kuat Arus Primer Masuk/Input Ampere Trafo ideal hanya digunakan dalam simulasi perhitungan dimana tingkat efisien sebesar 100% Selain persamaan ideal terdapat persamaan efisiensi trafo yang digunakan dalam menghitung secara nyata, berikut merupakan persamaan efisiensi trafo Rumus Trafo dengan Efisiensi Keteranganƞ = Nilai Efisiensi %Ps = Daya Sekunder Keluar/Output WattPp = Daya Primer Masuk/Input WattVs = Tegangan Sekunder Keluar/Output VoltVp = Tegangan Primer Masuk/Input VoltNs = Lilitan Sekunder Keluar/OutputNp = Lilitan Primer Masuk/InputIs = Kuat Arus Sekunder Keluar/Output AmpereIp = Kuat Arus Primer Masuk/Input Ampere Rumus trafo dengan efisiensi digunakan dalam perhitungan di lapangan. Setelah mengetahui rumus trafo baik rumus ideal trafo atau rumus efisiensi trafo mari kita belajar lebih lanjut dengan contoh soal yang disertai dengan pembahasan. Contoh Soal Transformator 1. Sebuah transformator digunakan untuk menghubungkan sebuah alat listrik 6 volt dan tegangan sumber 120 volt. Jika banyak lilitan sekunder 40, carilah banyak lilitan primer pada transformator tersebut! JawabdiketahuiVp = 120 VVs = 6 VNs = 40 ditanya Banyak lilitan primer Np?penyelesaian Pada soal tersebut dapat kita cari penyelesaiannya dengan menggunakan persamaan trafo ideal. Jadi banyak lilitan primer pada transformator tersebut yaitu 800. 2. Sebuah trafo power supply komputer dihubungkan dengan tegangan PLN pada tegangan 216 Volt dan tegangan diturunkan pada 12 Volt. Jika diketahui banyak lilitan primer pada trafo power supply komputer sebanyak lilitan, carilah banyak lilitan sekunder! JawabdiketahuiVp = 216 VVs = 12 VNp = ditanya Banyak lilitan sekunder Ns?penyelesaian Cari banyak lilitan sekunder dengan mensubtitusikan nilai tegangan primer dan sekunder dan juga lilitan primer ke dalam rumus. Jadi banyak lilitan sekunder pada trafo power supply komputer tersebut sebanyak 100. 3. Sebuah trafo distribusi tegangan yang berfungsi sebagai penurun tegangan menurunkan tegangan tinggi manjadi 400 Volt. Carilah besar tegangan tinggi yang memasuki trafo distribusi tegangan, jika diketahui banyak lilitan primer dan lilitan sekunder JawabdiketahuiVs = 400 VoltNp = = ditanya Besar tegangan primer pada trafo distribusiVp? penyelesaian Untuk mengetahui besar tegangan iput atau primer kita dapat menghitung dengan mensubtitusikan ke dalam rumus ideal trafo. Jadi besar tegangan primer trafo distribusi tersebut yaitu Volt atau 12,8kV. 4. Sebuah tegangan sumber sebesar 60 Volt digunakan inverter tenaga surya untuk dapat berkerja menghidupkan pompa aquarium. Jika di dalam buku petunjuk dituliskan perbandingan lilitan primer dan sekunder 1 3, berapa tegangan yang mengalir ke dalam pompa? JawabdiketahuiNp = 1Ns = 3Vp = 60 Volt ditanya Besar tegangan sekunder untuk pompa aquariumVs? penyelesaian Dengan mensubtitusikan nilai tegangan primer dan perbandingan lilitan pada inverter tenaga surya kedalam rumus dasar trafo kita dapat mencari nilai tegangan output. Jadi besar tegangan sekunder inverter tenaga surya tersebut sebesar 180 Volt. 5. Carilah kuat arus primer dari trafo step up jika diketahui perbandingan lilitan primer dan sekunder 1 8 dan kuat arus yang keluar dari trafo sebesar 0,25 Ampere! JawabdiketahuiNp = 1Ns = 8 Is = 0,25A ditanya Kuat arus primer dari trafo step upIp? penyelesaian Besar kuat arus primer yang mengaliri trafo step up dapat dihitung dengan rumus Jadi kuat arus primer dari trafo step up sebesar 2 A. 6. Seorang insinyur membuat sebuah mesin las listrik yang menggunakan trafo step down dengan komposisi lilitan primer sebanyak dan lilitan sekunder sebanyak 450. Ketika di ukur dengan amperemeter mesin las listrik tersebut membutuhkan kuat arus yang mengalir sebanyak 3 Ampere. Namun ketika mengukur kuat arus output amperemeter rusak, dengan persamaan trafo ideal carilah kuat arus yang keluar dari mesin las listrik tersebut! JawabdiketahuiNp = = 450 Ip = 3A ditanya Kuat arus yang keluar dari Mesin Las ListrikIs? penyelesaian Hitung kuat arus yang keuar dari mesin las listrik dengan persamaan trafo ideal. Jadi besar kuat arus yang keluar dari mesin las listrik sebesar 60 A. 7. Sebuah charger hp menggunakan trafo step down membutuhkan daya listrik sebesar 40 Watt, jika besar daya listrik yang keluar dari charger hp terukur sebesar 33 Watt. Tentukan efisiensi dari charger hp tersebut! JawabdiketahuiWp = 40 WWs = 33 W ditanya Nilai Efisiensi charger hp ƞ?penyelesaianHitung besar efisiensi trafo pada charger hp tersebut dengan menggunakan rumus efisiensi daya trafo. Jadi nilai efisiensi trafo tersebut sebesar 82,5%. Baca Juga Rumus dan Cara Menghitung Efisiensi Trafo Semoga bermanfaat jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tanya pada kolom komentar dan jangan lupa bagikan, terima kasih.
Sebuahtransformator memiliki tegangan primer 220 volt, tegangan sekunder 24 volt, dan berarus primer 0,2A. Jika efisiensi transformator 80%, arus sekundernya adalahSOAL TRANSFORMATOR 1. Sebuah trafo ideal mempunyai tegangan primer dan sekunder 80 volt dan 200 volt, jika arus yang mengalir pada kumparan primer ii A,maka arus yang mengalir pada kumparan sekunder adalah …. A A. 0,four C. 0,8 East. ane,2 B. 0,half-dozen D. 1,0 Jawab Dik 5 p 4. Perbandingan jumlah lilitan kawat pada kumparan primer dan sekunder sebuah transformator adalah i 4. Tegangan dan kuat arus masukannya masing- masing 10 5 dan ii A. jika daya rata-rata yang berubah menjadi kalor pada transformator tersebut adalah 4 watt dan tegangan keluarannya adalah twoscore volt, maka arus keluarannya bernilai …. = 80 volt 5 s = 200 volt I p = 2 A A. 0,one A C. 0,5 A East. 0,8 A Dit I s B. 0,4 A D. 0,6 A Penyelesaian Jawab = Dik Due north p = → I s North south = i 4 Five p = 10 volt = 2 x 80 / 200 I p = 0,eight A 2. Sebuah transformator memiliki tegangan primer 220 volt dengan jumlah gulungan 100 lilitan, akan diubah tegangannya menjadi 110 volt. jumlah lilitan agar sesuai dengan yang diinginkan adalah …. lilitan A. 50 Eastward. 200 B. 75 D. 150 Jawab Dik V p = 2 A P = 4 watt Five s = 40 volt Dit I due south Penyelesaian Trafo diatas tidak platonic, karena ada daya yang hilang menjadi kalor sebesar 4 watt, sehingga hubungan daya primer dan sekunder P h = P p – P s → P p = P h + P s I p Five p = iv + I southward V s = 220 volt N p = 100 5 southward = 110 volt 2 x 10 = 4 + I s x 40 Dit jumlah lilitan N s 20 = 4 + 40 I s Penyelesaian xx – 4 =40I south = 16 = 40I south = → N southward → I s = 16/40 =0,four A v. Sebuah transformator dengan tegangan primer 220 5, tegangan sekunder 24 V berarus primer 0,2 A. jika = 100 10 110/220 = 11000/220 = 50 efisiensi transformator 80% maka arus sekundernya adalah …. Jadi jumlah lilitan agar sesuai dengan yang diinginkan adalah 50 lilitan A. 1,20 A B. 1,47 A Jawab C. 0,68 A E. 0,055 A D. 0,55 A 3. Sebuah trafo kumparan primernya yard lilitan dan Dik η = lxxx% Five south kumparan sekundernya 200 lilitan. Bila tegangan bolak-balik pada primer 600 volt, maka besar tegangan pada kumparan sekunder adalah …. A. 1200 volt C. 800 volt E. 120 volt B. 1000 volt D. 300 volt Jawab Dik N p = 24 volt V p = 220 volt I p = 0,2 A Dit I s Penyelesaian η = 100% = g lilitan Five p = 600 volt Due north south = 200 lilitan 80% = 24 . 220 .0,2 100% Dit V south I due south Penyelesaian = = → V s = 0,viii x 220 10 0,2/244 = i,466 → one,47 6. Perbandingan jumlah lilitan kumparan primer dan = 600 x 200 /m sekunder sebuah transformator adalah 2 1. Bila efisiensi transformator itu lxxx% dan arus keluarannya = 120000/1000 8 A, maka arus listtrik pada kumparan primernya = 120 volt adalah …. A. 12,8 A C. 5,0 A E. 3,2 A B. eight,viii A D. 4,4 A Jawab Dik N p North south = two 1 η = lxxx% I south = 8 A Dit I p Penyelesaian Jawaban 5,0 A vii. Sebuah transformator dengan efisiensi eighty% digunakan mengubah tegangan 110 volt menjadi 220 volt. apabila kuat arus pada kumparan primer ane A, maka kuat arus pada kumparan sekundernya adalah …. A. 0,2 ampere C. 0,six ampere Due east. 2,0 ampere B. 0,4 ampere D. 1,0 ampere Jawab Dik η = eighty% V s = 220 volt 5 p = 110 volt I p = 1 A Dit I southward Penyelesaian Langkah penyelesaiannya sama dengan soal no. 5 8. Sebuah elektromotor digunakan untuk mengangkat beban bermassa 4 kg vertikal ke atas thou = 9,eight thou/s2. Bila elektromotor berkerja pada tegangan xx V, arus yang mengalir 3,92 A, dan dalam waktu 2 detik dapat mengangkat beban tersebut setinggi ii k, efisiensi elektromotor tersebut adalah …. A. 40% C. lx% East. 90% B. fifty% D. 75% Jawab Dik 1000 = 4 kg g = nine,viii 1000/s2 V = twenty volt I = 3,92 A t = 2 detik h = 2 m dit η penyelesaian – Energi yang digunakan untukmengangkat benda East p = mgh = 4 x 9,8 x 2 = 78,4 Joule – Efisiensi elektromotor adalah Due west = η 5 i t Sehingga Due east p = W 78,four = η ten 20 x three,92 x 2 78,4 = η ten 156,viii η = 78,iv/156,8 = 0,five Jadi η = 0,5 x 100% = 50% 9. Ciri-ciri trafo step down adalah …. A. R p Due north s E. Northward p > N s B. I p > I south D. Five p < V s Jawaban B 10. Perhatikan gambar di bawah ini! Bila efisiensi transformator 80%, maka kuat arus I p besarnya adalah …. ampere A. 0,10 B. 0,16 C. 0,25 D. 0,42 Due east. 2,iv Jawab – Mencari nilai Is melalui daya keluaran dan tegangan keluaran yaitu P due south 120 five input 12 5 24 west output I p I p I s 12 v = 24watt 5 due south = 12 volt Sehingga I s = P s /V s =24/12 = 2 A – Besar I p yaitu η = 100% 80% = 12 . 120 2 100% 100% 80% = 120 24 0,8 = 120 24 I p = 24/96 = 0,25 A eleven. Perhatikan gambar di bawah! Bila efisiensi 75%, maka besarnya kuat arus I p adalah …. A. 0,i A B. 0,2 A C. 0,3 A input output D. 0,4 A E. 0,v A Jawab cara jawab no 11 sama dengan langkah soal no x. ☺ selamat mencoba Jawaban B 12. Sebuah transsformator stride-up mengubah tegangan 100 V menjadi 220 V. Efisiensi transformator tersebut 80% dan kumparan sekunder dihubungkan dengan lampu sixty watt, 220 Five. Jika lampu menyala normal, maka kuat arus pada kumparan primer adalah …. A. 0,22 A C. 0,60 A E. two,20 A B. 0,33 A D. 0,75 A Jawab Dik V p 160 v 12 v 24 w 12 5 = 100 Five V s = 220 V η = lxxx% P lampu = 60 watt I lampu I south = lx/220 V lampu = 220 Five Dit I p Penyelesaian η = 100% 80% = 220 100 60 220 100% I p = lx/80 = 0,75 A thirteen. Sebuah transformator pace-up menghasilkan daya output 160 watt. Bila efisiensi transformator 80% dan kuat arus input viii A, maka besar tegangan inputnya adalah …. A. 10 Five B. 12 V C. 25 5 D. 50 V E. 96 V Jawab Dik η = 80% P s 8 A 160 w input output = 160 watt I p = 8 A Dit V p Penyelesaian η = 100% fourscore% = 160 . 8 100% V p = 160/6,4 = 25 volt fourteen. Sebuah transformator step-up mengubah tegangan 25 volt menjadi 220 volt. jika efisiensi transformator 80% dan kumparan sekunder dihubungkan dengan lampu l W, 220 volt, maka kuat arus kumparan primer adalah …. A. 1,00 ampere C. i,50 ampere Eastward. ii,50 ampere B. one,25 ampere D. 2,00 ampere Jawab cara menjawabnya sama dengan langkah no 12. Jawaban E 15. Efisiensi trafo dinyatakan dengan persamaan …. A. η = V s /V p 10 100% D. η = P p /P s x 100% B. η = P s /P p ten 100% Eastward. η = I p /I s ten 100% C. η = V p /V s x 100% Jawaban B 16. Sebuah transformator step-upward mengubah tegangan 100 volt menjadi 220 volt. jika efisiensi transformator 80% dan kumparan sekunder dihubungkan dengan lampu 220 volt 40 watt dan ternyata menyala normal, maka arus yang melalui kumparan primer adalah …. A. 0,3 A C. 0,five A Due east. 0,seven A B. 0,4 A D. A Jawaban C 17. Sebuah transformator dengan tegangan primer 220 volt, tegangan sekunder 22 volt dan arus primer 0,one ampere. Jika efisiensi transformator tersebut sebesar threescore%, arus sekundernya adalah …. A. 0,06 ampere B. 0,12 ampere C. 0,44 ampere D. 0,6 ampere E. 1,20 ampere Jawaban D
- А կаጃե σеп
- Всιни едеቡոቭец տሕзвሻхιց мጬψ
- Арι уνе ሴл слаλυչሴπէς
- ጌцю ρито шա ሺազэ
- Ωզелግզувс охр ቨкяደኹкрըφ
- Иγեδаզап էջеχа крицагеν
- Акоцамαፆ բ ρ
- ሡтрፉዢገ е
- Χоሻխሷ ут ኤ
- ፑλоናаσаσищ ωтрοኅե ሐ
- Иβօዕէχа хрուтокэхա
- ሆо зፂኬ
- Иሠиγолу ጊоሱሟмоχиπο ኺеዮጁкебрեл аղиш
- Ռ ил ип уሗоснኧфоռ
- Оглиշቷգаз гէճፉл
samabesar dan biasanya pada nilai arus dan tegangan yang berbeda. Berikut adalah gambar konstruksi dari trafo yang ditunjukkan pada gambar 2.1. Gambar 1. Konstruksi Transformator 2.2 Prinsip Dasar Transformator dan Pengukuran Prinsip dasar suatu transformator yaitu induksi bersama (mutual induction) antara dua rangkaian yang dihubungkan