I TUJUAN PRAKTIKUM. 1. Mahasiswa dapat menjelaskan proses titrasi asidi-alkalimetri. 2. Mahasiswa mampu menghitung konsentrasi sampel dengan metode asidi-alkalimetri. II. DASAR TEORI. Titrasi merupakan suatu proses analisis dimana suatu volum larutan standar ditambahkan ke dalam larutan dengan tujuan mengetahui komponen yang tidak dikenal.
Uploaded byClarissa Ruby 0% found this document useful 0 votes1K views3 pagesDescriptionMakalah tentang Hukum Dasar Kimia Hukum Kekekalan Massa dan Hukum Perbandingan TetapCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes1K views3 pagesKekekalan Massa Dan Perbandingan TetapUploaded byClarissa Ruby DescriptionMakalah tentang Hukum Dasar Kimia Hukum Kekekalan Massa dan Hukum Perbandingan TetapFull description
Massa 100,94 gr. 100,94 gr. Warna. Putih bening. Biru tua. Pembahasan : Percobaan yang dilakukan oleh Lavoisier adalah reaksi antara cairan merkuri dengan gas oksigen dalam suatu wadah di ruang tertutup sehingga menghasilkan merkuri oksida yang berwarna merah. Apabila merkuri oksida dipanaskan kembali, senyawa tersebut akan terurai
0% found this document useful 0 votes47 views10 pagesOriginal TitleLAPORAN HUKUM KEKEKALAN MASSACopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes47 views10 pagesLaporan Hukum Kekekalan MassaOriginal TitleLAPORAN HUKUM KEKEKALAN MASSAJump to Page You are on page 1of 10 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 9 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Judul: Materi dan Energi Tanggal Praktikum : 1 Oktober 2013 1. Tujuan Mengetaui sifat - sifat fisika dan kimia suatu zat serta perubahannya. 2. Teori singkat Materi adalah sesuatu yang mempunyai massa dan menempati ruang. Energi adalah suatu kemampuan untuk melakukan kerja atau kegiatan, untuk menghasilkan perubahan.
Praktikum kimia hukum kekekalan massa Sebuah kayu yang dibakar kemudian akan menjadi abu. Jika kedua benda tersebut ditimbang maka massa abu akan lebih ringan dari massa antara kayu. Padahal seluruh komponen kayu telah berubah menjadi abu. Contoh lain misalnya pada besi yang berkarat. Antara massa besi sebelum dan sesudah berkarat akan menunjukkan perbedaan massa antara keduanya. Massa besi berkarat akan lebih berat dari massa besi sebelum berkarat. Mengapa kondisi ini bisa terjadi? Seorang tokoh kimia bernama Antonie Laurent Lavoisier kemudian menjelaskan peristiwa tersebut melalui sebuah hukum yang disebut hukum kekekalan massa. Dalam percobaan yang dilakukannya, disimpulkan bahwa massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi. Penjelasan pada reaksi kayu menjadi abu atau besi berkarat dikarenakan proses reaksi terjadi di sistem terbuka. Di mana zat hasil reaksi yang keluar dari sistem atau masuk dalam sistem tidak ikut teramati. Baca Juga Hukum Perbandingan Tetap Hukum Proust Apa saja tujuan, dan alat/bahan yang dibutuhkan pada praktikum kimia hukum kekekalan massa? Bagaimana langkah kerja pada praktikum kimia hukum kekekalan massa? Bagaimana bentuk laporan praktikum kimia hukum kekekalan massa? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah. Table of Contents Tujuan, Alat/Bahan, dan Proses pada Praktikum Kimia Hukum Kekekalan Massa Alat dan Bahan Cara Kerja Pembahasan Praktikum Hukum Kekekalan Massa Kesimpulan apa yang dapat ditarik dari percobaan 1 dan 2? Tujuan, Alat/Bahan, dan Proses pada Praktikum Kimia Hukum Kekekalan Massa Tujuan Praktikum Kimia Hukum Kekekalan Massa1 Mengamati hubungan massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi. Alat dan Bahan Daftar alat yang digunakan pada praktikum kimia hukum kekekalan massa sesuai dengan daftar berikut. Neraca 1 buahGelas kimia 500 mL 1 buahTabung reaksi 2 buah Tabung erlenmeyer 1 buahSilinder ukur 10 mL 1 buahPipet 1 buah Daftar bahan yang digunakan pada praktikum kimia hukum kekekalan massa sesuai pada daftar berikut. NaOH natrium hidroksida 0,1 MKI kalium iodida 0,1 MPbNO32 timbal II nitrat 0,1 MCuSO4 tembagaII sulfat 0,1 M Baca Juga Konsep Mol pada Perhitungan Kimia Cara Kerja Reaksi PbNO32 dan KI Ambil larutan PbNO32 sebanyak 3 ml menggunakan gelas ukurMasukkan larutan PbNO32 sebanyak 3 ml yang telah ditakar ke dalam tabung reaksi kemudian timbang massa larutan dan catat hasilnya Cuci gelas ukurAmbil larutan KI sebanyak 3 ml menggunakan gelas ukurMasukkan larutan KI sebanyak 3 ml yang telah ditakar ke dalam tabung reaksi kemudian timbang massa larutan dan catat hasilnyaMengambil zat dari tabung reaksi dan masukkan cairan dalam tabung reaksi ke dalam labu ErlenmeyerCatat hasil campuran kedua zat PbNO32 + KITimbang massa larutan dan catat hasilnyaReaksi NaOH dan CuSO4 Ulangi langkah seperti pada reaksi PbNO32 dan KI dengan menggunakan campuran larutan kedua yaitu NaOH + CuSO4 Baca Juga Perhitungan Kimia – Konsep Mol Hasil yang diperoleh dari praktikum hukum kekekalan massa Reaksi PbNO32 + KIMassa sebelum bercampur = 13,59 gram + 9,36 gram = 22,95 gramMassa setelah bercampur = 22,95 gramWarna larutan PbNO32 0,1 M sebelum reaksi bening Warna larutan KI 0,1 M sebelum reaksi bening Setelah terjadi reaksi antara PbNO32 dan KI warnanya berubah menjadi kuning oranye. Reaksi NaOH dan CuSO4 Massa sebelum bercampur = 6,39 gram + 10,8 gram = 17,19 gramMassa setelah bercampur = 17,19 gram Warna larutan NaOH sebelum reaksi bening Warna larutan CuSO4 sebelum reaksi bening kebiruanSetelah terjadi reaksi antara NaOH dan CuSO4 warnanya berubah menjadi biru pekat. Kesimpulan apa yang dapat ditarik dari percobaan 1 dan 2? Berikut ini beberapa kesimpulan yang dapat diperoleh dari percobaan 1 dan 2. Pada percobaan pertama yaitu reaksi antara PbNO32 dan KI terjadi perubahan warna dari bening menjadi kuning oranye. Meskipun terjadi perubahan warna pada hasil setelah reaksi namun massa larutan antara sebelum dan sesudah reaksi adalah sama atau tidak terjadi peruberubahan. Pada percobaan kedua yaitu reaksi antara NaOH dan CuSO4 membuat warna dari kedua larutan setelah dicampur menjadi biru pekat. Terjadi perubahan warna setelah adanya reaksi NaOH dan CuSO4. Setelah terjadi reaksi, massa larutan sebelum reaksi sama dengan massa larutan sesudah reaksi. Kesimpulannya adalah reaksi tidak mengubah massa zat yang bereaksi. Hasil praktikum hukum kekekalan massa yang dilakukan sesuai dengan bunyi hukum kekekalan massa yaitu massa sebelum reaksi sama dengan massa setelah reaksi. Demikianlah tadi ulasan tentang praktikum kimia hukum kekekalan massa yang meliputi pengantar hukum kekekalan massa, alat bahan dan proses praktikum hukum kekekalan massa, serta kesimpulan dan pembahasan praktikum hukum kekekalan massa. Terima kasih sudah mengunjungi idschoodotnet, semoga bermanfaat. Baca Juga Praktikum Biologi – Uji Fotosintesis
HukumLavoisier atau Hukum Kekekalan Massa yang berbunyi "Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama". Pada tahun 1785, Antoine Lavoisier menemukan fakta bahwa pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa zat. Massa zat sebelum dan sesudah reaksi yang ditimbang secara teliti setiap eksperimennya, menghasilkan massa zat yang selalu
Kalau kamu tertarik untuk mempelajari tentang seluk beluk Hukum Lavoisier Hukum Kekekalan Massa, simak pembahasannya di sini. Kami juga telah menyiapkan kuis berupa latihan soal dengan tingkatan yang berbeda-beda agar kamu bisa mempraktikkan materi yang telah pembahasan ini, kamu bisa belajar mengenai Hukum Lavoisier Hukum Kekekalan Massa. kamu akan diajak untuk memahami materi dan tentang metode menyelesaikan soal. Kamu juga akan memperoleh latihan soal interaktif yang tersedia dalam tiga tingkat kesulitan, yaitu mudah, sedang, dan sukar. Tertarik untuk mempelajarinya? Sekarang, kamu bisa mulai mempelajari materi lewat uraian berikut. Apabila materi ini berguna, bagikan ke teman-teman kamu supaya mereka juga mendapatkan manfaatnya. Kamu dapat download modul & contoh soal hukum kekekalan massa lavoisier serta kumpulan latihan soal dalam bentuk pdf pada link dibawah ini Modul Lavoisier’s law Kumpulan Soal Mudah, Sedang & Sukar Definisi Massa total dari zat-zat yang terlibat dalam suatu reaksi kimia sebelum dan sesudah reaksi berlangsung adalah tetap atau sama. Pengertian hukum kekekalan massa atau Lavoisier’s law adalah suatu hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut dimana dalam sistem tertutup Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama tetap/konstan. Dalam percobaan hukum lavoisier, Antoine Laurent Lavoisiser melakukan percobaan dengan memanaskan merkuri oksida HgO sehingga menghasilkan logam merkuri dan gas oksigen dengan reaksi atau rumus hukum lavoisier berikut $2\mbox{HgO}l+\mbox{O}_{2}g\rightarrow2\mbox{Hg}s+2\mbox{O}_{2}g$ Selanjutnya, kedua produk tersebut direaksikan kembali dan terbentuklah merkuri oksida. Hal ini menunjukkan bahwa massa gas oksigen yang dihasilkan pada pembakaran merkuri oksida sama dengan massa oksigen yang diperlukan untuk mengubah logam merkuri menjadi merkuri oksida. Hasil percobaan ini menjadi dasar bagi Antoine Laurent Lavoisiser dalam mengambil kesimpulan atau pernyataan yang paling sesuai tentang Lavoisier’s law adalah bahwa massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi. Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum Kekekalan Massa. Contoh Soal dan Pembahasan Suatu logam A sebanyak 3 gram direaksikan dengan 5 gram oksigen sehingga menghasilkan sejumlah senyawa AO suatu oksida dan terdapat sisa 2 gram oksigen. Tentukan jumlah oksida AO yang terbentuk! Jawaban $\begin{aligned}\mbox{massa awal} & =\mbox{massa akhir}\\ 3+5\mbox{ gram} & =\mbox{AO}+2\mbox{ gram}\\ \mbox{AO} & =6\mbox{ gram} \end{aligned} $
\n\n\n \n\n\nlaporan praktikum hukum kekekalan massa
5Hukum Termodinamika I disusun berdasarkan konsep hukum kekekalan energi yang menyatakan bahwa energi tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan; energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Dalam kajian Hukum Termodinamika I, kita akan mempelajari hubungan antara kalor, usaha (kerja), dan perubahan energi dalam (ΔU).

50% found this document useful 2 votes6K views5 pagesCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?50% found this document useful 2 votes6K views5 pagesLaporan 2 Hukum Kekekalan MassaJump to Page You are on page 1of 5 You're Reading a Free Preview Page 4 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

LAPORANPRAKTIKUM. Tujuan percobaaan : 1. Menjelaskan peristiwa gerak harmonik sederhana dari. suatu benda yang di pengaruhi oleh gaya pegas. 2. Menentukan besarnya konstanta suatu pegas dengan cara. . Pegas sering kali kita mendengarnya, tapi terkadang kita juga lupa dimana kita dapatkan getaran tersebut. Kalau kita perhatikan lebih detail
0% found this document useful 0 votes5 views1 pageOriginal TitleLAPORAN PRAKTIKUM HUKUM KEKEKALAN MASSACopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes5 views1 pageLaporan Praktikum Hukum Kekekalan MassaOriginal TitleLAPORAN PRAKTIKUM HUKUM KEKEKALAN MASSAJump to Page You are on page 1of 1Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel the full document with a free trial! Hukumkekekalan massa merupakan massa yang dapat diubah menjadi energi. Hukum kekekalan massa atau dikenal juga sebagai hukum Lomonosov-Lavoisier adalah suatu hukum yang menyatakan massa dari suatu sistem tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut (dalam sistem tertutup Massa zat sebelum dan sesudah 50% found this document useful 2 votes2K views8 pagesOriginal Titlelaporan praktikum kimia hukum kekekalan massaCopyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?50% found this document useful 2 votes2K views8 pagesLaporan Praktikum Kimia Hukum Kekekalan MassaOriginal Titlelaporan praktikum kimia hukum kekekalan massaJump to Page You are on page 1of 8 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 7 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
mendapathasil praktikum. Suatu reaksi yang tertutup akan sesuai dengan hukum kekekalan massa dari Lavosier yang berbunyi," massa pereaksi harus sama dengan massa produk meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut.". Daftar Pustaka Staf Kimia Dasar.2014.Penuntun Praktikum Kimia Dasar I.

100% found this document useful 3 votes15K views9 pagesDescriptionPetunjuk laporan hukum kekekalan massa SMA kelas 10Copyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 3 votes15K views9 pagesBAB I Laporan Kekekalan MassaJump to Page You are on page 1of 9 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 8 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.

Hukumkekekalan massa digunakan secara luas dalam bidang-bidang seperti kimia, teknik kimia, mekanika, dan dinamika fluida. Berdasarkan ilmu relativitas spesial, kekekalan massa adalah pernyataan dari kekekalan energi. Massa partikel yang tetap dalam suatu sistem ekuivalen dengan energi momentum pusatnya. there are 8 objects that you can take it out of this file. Kelarutan Timbal Balik, Kelarutan Sebagai Fungsi Suhu, Viskositas, Tetapan Kalorimeter, Kalorimeter Bom, Ikatan Hidrogen, Tegangan Permukaan and Ikatan Hidrogen. .
  • ro6gy67w5r.pages.dev/130
  • ro6gy67w5r.pages.dev/237
  • ro6gy67w5r.pages.dev/99
  • ro6gy67w5r.pages.dev/440
  • ro6gy67w5r.pages.dev/127
  • ro6gy67w5r.pages.dev/211
  • ro6gy67w5r.pages.dev/240
  • ro6gy67w5r.pages.dev/22
  • laporan praktikum hukum kekekalan massa