Kelebihanpertama adalah untuk tipe rem tromol di gunakan untuk kendaraan yang memerlukan kerja ekstra dalam pengereman seperti halnya kendaraan bus, truk, minibus dan lain sebagainya. Jadi dapat di simpulkan bahwa penggunaan rem tromol dapat di gunakan pada beban angkut yang berat dengan bekerja secara maksimal
Salah satu tipe rem yang masih banyak di gunakan pada kendaraan bermotor adalah Rem type Tromol atau Drum Brake. Di sepeda motor, rem tromol masih banyak dijumpai pada roda belakang dengan mekanisme penggerak berupa besi atau kabel baja. Sedangkan pada kendaraan roda empat kelas ringan, rem tromol juga masih di percaya untuk “mengawal roda belakang” sedangkan pada bagian depan umumnya sudah menggunakan rem type cakram. Lain lagi dengan kendaraan besar, rem tromol masih menjadi andalan di kesemua roda karena memang salah satu kelebihan rem tromol adalah mampu menahan beban yang berat. Untuk lebih jelasnya berikut adalah Kelebihan dan Kekurangan dari Rem tromol. Kelebihan Rem Tromol Lebih terlindungi Rem tromol memiliki konstruksi yang tertutup sehingga lebih bersih dari debu, kotoran dan air sehingga komponen rem dapat bekerja pada kondisi terbaiknya tanpa gangguan dari luar. Pengereman lebih lembut Karena mengadalkan gesekan antara kampas rem dan dinding tromol, maka pengereman oleh rem tromol lebih lembut di banding rem cakram yang terkadang menghentak. Biaya produksi murah Sebenarnya ini relatif karena untuk komponen produksi masal, akan murah pada akhirnya. Tapi tidak seperti rem cakram yang terkadang membutuhkan campuran unsur macam-macam seperti karbon yang membuat biaya produksinya melambung, rem tromol umumnya dibuat dari besi tuang yang biaya-nya relatif lebih murah di banding piringan cakram. Mampu menahan beban berat Ukuran permukaan kampas dan tromol bisa dibuat lebih luas untuk mengakomodasi beban kendaraan yang besar. Oleh karenanya, rem tromol masih banyak digunakan pada kendaraan besar dan berat. Dan juga masih diandalkan untuk rem parkir yang menuntut rem menahan beban kendaraan dalam waktu yang lama. Kekurangan Rem Tromol Jarak pengereman jauh Jarak pengereman lebih jauh jika dibandingkan dengan rem cakram. Karena prinsip kerjanya memang mengandalkan gesekan, tidak seperti rem cakram yang menjepit. Sehingga jarak pengereman dengan rem tromol lebih jauh jika dibanding dengan rem cakram. Perlu perawatan berkala Karena konstruksinya yang tertutup memberi keuntungan karena tidak bisa dimasuki kotoran ataupun air. Tapi di sisi lain geram sisa kampas yang menumpuk di dalam rem juga tidak bisa keluar dengan mudah sehingga perlu di bersihkan secara berkala agar tidak mengganggu fungsi rem. Juga kondisi kampas rem yang mugkin saja mulai menipis sehingga perlu di stel kembali agar bisa bekerja optimal Mudah panas Hal ini jelas, lagi-lagi karena konstruksi rem tromol yang tertutup tidak memungkinkan proses pelepasan panas maksimal. Sehingga panas yang dihasilkan dari gesekan kampas rem dan tromol tidak mudah tersirkulasi. Akhirnya akan mempengaruhi kemampuan pengeremannya. Kekurangandan Kelebihan Mazda 2 - Kepopuleran mobil hatchback Mazda 2 di Indonesia menjadikan PT Mazda Motor Indonesia lebih tertarik untuk mengeksploitasi pasar sedan ukuran kecil pada tahun 2010 lalu. Ketika menguji rem, hasil Mazda2 cukup mumpuni diantara para pesaingnya, walau masih menggunakan rem tromol di bagian belakang. Hal ini Secara umum, ada dua jenis sistem pengereman. Yakni sistemrem cakram dan rem tromol. Rem cakram, adalah sistem rem dengan metode jepitan, sementara rem tromol menggunakan metode yang lain. Lantas, apa itu rem tromol dan bagaimana cara kerja rem tromol ? Pengertian Rem Tromol Rem tromol adalah sistem pengereman pada kendaraan, yang menggunakan metode gesekan antara kampas dengan sebuah komponen berbentuk mangkuk. Perbedaannya dengan rem cakram ada pada arah gesekan. Rem cakram memiliki arah gesekan yang saling mendekati menjepit, sehingga pada rem cakram piringan terdapat ditengah dua kampas. Namun pada rem tromol, arah gesekan saling menjauhi. Sehingga tromol yang terhubung dengan roda diletakan disisi luar dari dua kampas rem. Kelebihan rem tromol Lebih awet karena memiliki kampas rem yang lebar Permukaan kampas rem lebar membuat daya pengereman cukup kuat serta lembut, sehingga cocok dipakai pada mobil berbobot besar Lebih bersih aman dari kotoran luar karena sistem rem ini bersifat tertutup Kekurangan rem tromol Sifatnya yang tertutup membuat pelepasan panas sedikit terganggu Karena arah gerakan saling menjauhi, membuat rem kurang responsif Memiliki efisiensi lebih buruk dibandingikan rem cakram, karena arah gerakan ini akan menimbulkan sedikit kerugian tenaga. Prinsip Kerja Rem Tromol Seperti yang dijelaskan diatas, rem tromol bekerja dengan prinsip gesekan. Gesekan ini akan mengubah energi putar pada tromol rem menjadi energi panas. Sehingga putaran roda akan berhenti dan temperature sekitar rem akan meningkat. Konstruksi rem tromol memiliki dua buah kampas rem yang terletak dibagian dalam. Lalu dibagian luar kampas rem terdapat komponen berbentuk mangkuk yang kita kenal sebagai tromol rem. Arah gerakan rem tromol itu saling menjauhi, artinya saat rem ditekan maka duua buah kampas rem akan bergerak ke arah luar saling menjauhi. Gerakan tersebut akan membuat kampas rem menekan permukaan dalam tromol rem. Sehingga terjadilah gesekan yang akan menghentikan putaran tromol dan roda. Komponen Utama Rem Tromol Secara umum, ada tiga komponen utama pada sistem pengereman tipe tromol. Yaitu ; 1. Sepatu rem Sepatu rem adalah komponen yang berfungsi untuk menempelkan kampas rem. Sepatu rem berbentuk setengah lingkaran yang memiliki permukaan luar rata. Di permukaan luar inilah ditempelkan sebuah kampas rem. Lebar kampas rem pada sepatu rem, itu cukup besar apabila dibandingkan dengan kampas rem cakram. Karena kampas rem ini, memanjang sepanjang permukaan sepatu rem. Hal tersebut membuat luas penampang rem menjadi semakin lebar dan kuat. 2. Silinder roda Fungsi silinder roda, hampir sama dengan kaliper pada rem cakram. Yakni untuk menggerakan sepatu rem untuk bergerak menekan tromol rem. Bentuk silinder roda, seperti sebuah silinder yang memiliki dua buah piston pada dua ujungnya. Didalam silinder ini, terisi cairan hidrolik yang akan menggerakan piston ke luar. Saat piston terdorong oleh cairan hidrolik maka kampas rem akan ikut bergerak ke arah luar. Sehingga penekanan kampas rem terhadap tromol bisa terjadi. 3. Tromol rem Tromol rem adalah komponen berbentuk seperti mangkuk yang dijadikan sebagai media gesekan. Fungsi tromol rem sebagai perantara putaran dari roda, artinya tromol rem itu akan berputar sesuai putaran roda. Sehingga ketika tromol rem dihentikan putarannya, otomatis roda kendaraan akan berhenti berputar. Tromol rem terbuat dari besi solid sehingga saat bergesekan dengan kampas rem, tidak terjadi keausan. Kalaupun terjadi keausan, itu akan berlangsung cukup lama. Selain 3 komponen diatas, apabila dibahas secara rinci maka ada 6 tambahan komponen lagi. Selengkapnya bisa simak ; 9 Kompnen rem tromol beserta fungsinya Jenis – Jenis Rem Tromol Kalau dilihat dari konstruksinya, ada 6 macam rem tromol. Yakni ; 1. Tipe leading Trailing Sesuai namanya, satu sepatu rem berperan sebagai leading dan satunya sebagai trailing. Leading shoe artinya sepatu rem menekan tromol dengan putaran tromol melawan arah gerakan kampas. Sementara trailing menekan tromol dengan putaran tromol searah dengan gerakan kampas. Ciri rem tipe leading trailing, adalah memiliki satu silinder roda di bagian atas dan ujung bawah sepatu rem itu fixed dibaut pada backing plate. Sehingga permukaan yang efektif menekan tromol adalah permukaan kampas bagian atas. 2. Tipe leading shoes Tipe ini, memiliki dua silinder roda yang terletak di ujung atas dan bawah sepatu rem. sehingga, saat rem ditekan baik permukaan atas atau permukaan bawah kampas rem seluruhnya akan tertekan ke permukaan tromol rem. Tipe leading shoes juga dibagi lagi menjadi dua tipe, yakni ; Single leading, artinya masing-masing silinder roda hanya memiliki satu buah piston. Sehingga hanya mampu menggerakan salah satu sisi dari kampas rem. Dual leading, artinya masing-masing silinder memiliki dua buah piston. Sehingga semua permukaan kampas rem akan sempurna tertekan ke arah tromol rem. 3. Tipe servo Tipe servo adalah tipe rem tromol yang memiliki floating adjuster. Artinya, adjuster atau penyetel celah rem bisa bergerak ke kanan dan kekiri. Tipe ini memiliki konstruksi sama seperti leading trailing, dengan satu silinder roda yang terletak di bagian atas dan sebuah adjuster dibagian bawah. namun adjuster ini, tidak dibaut ke backing plate. Sehingga bisa bergerak ke kanan dan kekiri dengan bebas. Fungsi dari floating adjuster ini, sebenarnya merupakan penyempurnaan dari tipe leading trailing agar lebih banyak permukaan kampas rem yang dapat menekan permukaan tromol. Tipe servo juga memiliki dua tipe lagi, yakni ; Uni servo, hanya memiliki satu silinder roda dengan satu piston. Duo servo, memiliki satu silinder roda dengan dua buah piston. Agar lebih paham tentang bagaimana cara kerja rem tromol tipe servo ini simak video berikut Sementara kalau dikategorikan berdasarkan metode penggerak, maka ada dua tiga macam sistem rem tromol. Yakni 1. Rem tromol Mekanis Rem mekanis adalah rem yang masih digerakan oleh kawt secara mekanis. Konstruksi rem mekanis cukup sederhana, karena hanya menggunakan sebuah kawat untuk menghubungkan pedal rem/tuas rem ke aktuator rem. Namun kekurangannya, ada pada efisiensi pengereman. Sistem ini memiliki banyak kerugian tenaga, sehingga perlu menekan pedal rem cukup keras untuk mengentikan laju kendaraan. Selain itu, sifat kawat yang memuai membuat penyetelan rem ini harus dilakukan secara terus menerus. Meski demikian, pada sepeda motor sistem rem tromol mekanis masih digunakan. Khususnya pada motor matic. 2. Rem tromol hidrolik Rem hidrolik adalah sistem penggerak rem yang memanfaatkan fluida sebagai pemindah tenaga. Karena fluida ini tidak dapat dikomporesi serta tidak dapat memuai maka efisiensi penyaluran tenaga dari tuas rem akan berlangsung 100%. Selain itu, sistem hidrolik juga sangat fleksibel dan juga bisa digabungkan dengan sistem rem cakram hidrolik. Sehingga rem cakram dan rem tromol dapat sama-sama berfungsi ketika pedal rem diinjak. Karena efisiensinya, hampir semua mobil yang diproduksi saat ini menggukanan sistem hidrolik sebagai penggerak sistem rem. 3. Rem angin Sistem rem angin, merupakan penggerak rem yang memanfaatkan tekanan udara untuk menggerakan tuas rem. kelebihan sistem rem angin, ada pada tenaga pengeremannya. Hal ini karena untuk menekan tuas rem, tidak menggunakan tenaga manusia melainkan menggunakan tekanan angin yang bisa diset cukup besar. Dalam hal ini, tenaga manusia hanya digunakan untuk mengatur katup yang membuka angin bertekanan tersebut untuk menekan tuas rem. Dari hal tersebut, rem angin ini banyak digunakan pada mobil-mobil berbobot besar seperti truk tronton dan bus. Demikian artikel mengenai pengertian dan fungsi sistem rem tromol. Semoga bisa menambah wawasan kita semua. Kelebihandan Kekurangan Honda Stream, waktu pengapian akan otomatis mengikuti beban dan kecepatan, rem belakang masih tromol/drum, belum BA, bangku tambahan dibelakang tidak bisa berfungsi maksimal karena distance clearancenya sangat sempit, maka tidak nyaman untuk orang dewasa, menghapus image mobil ini sebagai seven seater coupe, tapi Kelebihan Dan Kekurangan Rem Tromol - Kesempatan kali ini akan dibahas berkenaan kelebihan dan kekurangan rem tromol. Rem tromol ini sebagai salah satunya tipe rem yang sering dipakai karena mempunyai keuntungan dan kelemahan adalah komponen motor yang memiliki peran penting, rem bekerja untuk stop gerakan sepeda motor. Selain sebagai sarana pengatur kecepatan gerakan, rem berperanan sebagai peralatan keselamatan atau saat ini kita mengenal dua type Pengereman yang ada di kendaraan memiliki roda 2 atau memiliki roda 4 yakni Disc Brake atau yang lebih dekat di Indonesia sebagai Rem Cakram dan Drum Brake atau Rem Tromol yang kedua nya memiliki proses kerja lainnya. Sekarang ini tidak membahas Rem Cakram Disc Brake lebih jauh, tapi akan membahas berkaitan kelebihan dan kekurangan Rem Tromol atau Drum Tromol bekerja dengan menggesekkan kampas rem pada tuas drum saat diregangkan diundang dengan tromol, dalam kerjanya ini membuat Rem Tromol memiliki beberapa Kelebihan dan Kelemahan atau kekurangan. Untuk memperjelasnya berkaitan kelebihan dan kekurangan rem tromol akan dibahas lebih pada dalam artikel di bawah Dan Kekurangan Rem TromolBerikut pembahasan berkaitan keuntungan dan kelemahan rem tromol yang digunakan pada kendaraanA. Kelebihan Rem Tromol1. Tidak mudah diserang kotoran dan debuKarena berada yang berada di dalam, karenanya rem Tromol tidak mudah dimasuki kotoran atau debu sampai performnya tidak Proses Rem yang mudah dan harga yang murahPada intinya proses rem tromol ini betul-betul mudah dan simpel sekali, tapi berperforma yang powerful stop kecepatan kendaraan. selain mudah, rem tromol murah pada setiap komponenya kampas, motor yang menggunakan rem tromol lebih murah dibandingkan yang menggunakan rem Perform pengerman yang LembutBerbeda dengan rem cakram yang ganas karena keakuratannya tinggi, rem tromol menghasilkan pergerakan penghentian/perlambatan yang lebih pelan-pelan atau Mampu menahan beban BesarProses rem ini dikenal bisa menahan beban berat dan besar, dapat ditunjukkan kendaraan memiliki roda 4 seperti Bus dan Truk menggunakan rem Kekurangan Rem Tromol1. Rem tidak demikian pakemKarena penghetianya yang hanya menggunakan proses gesekan dan bukan cengkraman cakram tentu hasil pengeremanya tidak demikian pakem dan instan, tidak seperti rem Pergantian Kampas relatif makin lama dan susahTidak seperti rem cakram yang tidak perlu melepaskan as roda dan membuka drum untuk mengganti kampas, di rem tromol pergantian kampas lebih membutuhkan waktu yang lama dibandingkan rem cakram, yang di mana rem cakram tinggal melepaskan baut Tidak nikmat disaksikanFactor keindahan berkurang jika menggunakan rem tromol relatif, disana ada tuas yang mengganggu objek mata melihat bulatnya ban, berbeda dengan rem cakram yang jelas lebih nikmat atas ialah beberapa kelebihan dan kekurangan rem tromol atau drum brake. Mudah-mudahan bisa menambahkan wacana dan pengetahuan. Kelebihandan Kekurangan Rem Tromol Sistem rem tromol memiliki respon yang jauh lebih lambat dibanding rem cakram Laman Daihatsu menyebut, permukaan kampas yang lebih lebar akan berdampak dengan daya pengereman yang kuat juga lembut. Oleh karenanya sampai sekarang masih banyak truk dan bus mengandalkan rem tromol. Sistem Rem Tromol adalah sistem pengereman kendaraan baik itu mobil ataupun motor yang masih digunakan hingga saat ini. Memang Sistem Rem Tromol terlihat jadul dan ketinggalan jaman. Meskipun begitu, sistem rem ini masih digunakan karena harganya yang lebih murah. Berbeda dengan konstruksi sistem rem cakram, konstruksi Sistem Rem Tromol lebih sederhana dan masih menggunakan gerakan mekanik. Tetapi, saat ini rem tromol sudah menggunakan sistem hidrolik dan memanfaatkan tekanan fluida untuk diubah menjadi gerakan yang mekanis agar rem tromol bisa bekerja lebih optimal. Meskipun rem tromol masih sering digunakan dan dijumpai, rem tromol juga memiliki kelebihan dan kekurangan. 1. Permukaan Kampas Rem Lebih Lebar Kampas rem ataupun luas penampang yang lebih besar menghasilkan daya pengereman yang lebih kuat. Inilah yang menjadi alasan kendaraan dengan muatan berat, seperti pickup, bus dan truck menggunakan rem tromol. Rem tromol dinilai lebih heavy duty daripada rem cakram. Selain itu permukaan kampas yang lebih lebar, kampas rem akan lebih awet. Berbeda dengan permukaan kampas rem cakram yang lebih kecil. 2. Tidak Mudah Kotor Komponen pada rem tromol lebih tertutup, sehingga kampas rem tidak mudah kotor dan lebih terlindungi dari kotoran ataupun debu. Kotoran yang menempel pada permukaan kampas rem, tentunya dapat mengganggu sistem pengereman. Berbeda dengan komponen rem cakram yang lebih terbuka, sehingga kampas rem lebih mudah terkena kotoran ataupun debu. 3. Perawatan lebih Mudah dan Murah Pada rem tromol dengan gerakan mekanik, tentu tidak membutuhkan banyak biaya untuk perawatan dan perawatan jauh lebih mudah. Biasanya rem tromol dengan gerakan mekanik, di aplikasikan pada sistem pengereman belakang sepeda motor. Berbeda dengan sistem rem hidrolik pada rem cakram. Sistem rem hidrolik membutuhkan banyak biaya perawatan dan rawan terjadinya kebocoran. Kekurangan Sistem Rem Tromol 1. Sulit Di Pasang ABS ABS Anti – Lock Breaking system adalah teknologi keselamatan berkendara. Dengan adanya teknologi ini, ban tidak mudah selip atau terkunci terutama di kondisi jalanan basah. Perangkat teknologi ini jarang digunakan pada sistem rem tromol, karena komponennya yang lebih tertutup, tentu akan sedikit rumit untuk memasang sensor ABS. Berbeda dengan sistem rem cakram dengan komponen rem yang lebih terbuka, akan lebih mudah untuk di pasang sensor ABS. 2. Jarak Pengereman Jauh Biasanya, jarak pengereman pada rem tromol lebih jauh daripada rem cakram. Apalagi pada rem tromol yang masih menggunakan gerakan mekanis. Selain itu, seiiring pemakaian kampas rem jarak main pengereman semakin jauh. Sehingga, jarak main kampas rem harus sering di cek dan di setel agar rem selalu bekerja optimal. Penyetelan kampas rem belakang dengan membuka tromol dan memutar gear setting brake shoe menggunakan obeng mines. Berbeda dengan sistem rem cakram yang tidak membutuhkan penyetelan jarak main pengereman. Karena, seiiring menipisnya permukaan kampas rem piston kaliper akan mendorong kampas rem dengan sendirinya. 3. Sistem Rem Tertutup Perawatan dan pengecekan rem tromol mengharuskan untuk membuka tromol nya terlebih dahulu. Meskipun sistem rem yang tertutup lebih aman dari kotoran, sistem rem tertutup ini akan lebih rumit untuk pengecekan jika terjadi indikasi kebocoran pada sistem hidrolik dan kerusakan lainnya. Selain itu, pengecekan ketebalan, pembersihan kampas dan pergantian kampas rem juga akan lebih ribet jika harus membuka tromol nya terlebih dahulu. Rem dengan komponen tertutup juga akan menghambat sirkulasi udara untuk pendinginan, sehingga proses pendinginan pada sistem rem tromol lebih lama. Berbeda dengan rem cakram dengan komponen yang lebih terbuka, tentunya lebih memudahkan pengecekan dan pergantian kampas rem. Proses pendinginan rem juga akan lebih cepat. Oleh karena itu, jika masih menggunakan sistem rem tromol harus rutin pengecekan dengan membuka tromol untuk melihat kondisi kampas rem dan memastikan tidak ada kebocoran. Simak terus artikel dari Blok Baca lainnya, untuk mendapatkan informasi lain terkait tentang dunia dan masih banyak lagi! Kalian juga bisa mendapatkan info penting lain di Facebook resmi Blok Baca.
Kekurangandari Honda Genio salah satunya rem belakang masing menggunakan tromol. Dimaksud dengan rem tromol yaitu rem belakang tidak bekerja secara maksimal sehinggu perlu bantuan dengan rem depan. Namun, untuk mengendarai pada jalanan rata tidak perlu menggunakan rem belakang dan depan. Rem belakang dan depan digunakan saat berkendara pada
Zaman sekarang penggunaan rem cakram disc brake sudah menjadi kewajiban di aplikasikan pada motor baru. Imbasnya pemakaian rem tromol mulai ditinggalkan. Kedua jenis rem ini sebenarnya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing, semuanya bagus jika tujuannya sesuai dengan kebutuhan. Sistem rem merupakan bagian dari motor atau mobil yang sangat penting untuk keselamatan berkendara. Di era ini teknologi pengereman terus berkembang, dari rem jenis tromol sampai rem cakram dan fitur rem abs. Menurut apa yang saya lihat sih untuk sekarang ini kebanyakan orang melihat 2 jenis rem ini hanya dari segi tampilan saja. Yah padahal keduanya mempunyai keunggulan masing-masing yang bisa kita pertimbangkan, sesuai dengan medan yang sering kita lalui. Rem Tromol – Keunggulan rem tromolRem tromol digunakan untuk kendaraan yang memerlukan kerja ekstra dalam pengereman contoh kendaraan operasional seperti bis, truk, minibus, dsb. Rem. Jadi rem tromol dapat digunakan pada beban angkut yang berat heavy duty dengan bekerja secara maksimal. Bisa dibuktikan sendiri, kendaraan-kendaraan berat masih menggunakan rem tromol, selain itu juga rem tromol tidak gampang kemasukan debu dan kotoran karena tertutup berbeda dengan rem cakram. Kelebihan dari rem tromol jika dibandingkan dengan rem cakram adalah karena sifatnya yang tertutup sehingga tidak mudah disusupi kotoran ataupun debu. Dan juga kinerja pengeraman pada rem tromol lebih lembut dan penampang pengereman dapat dibuat lebih lebar untuk memaksimalkan pengereman. Penggunaan rem cakram di motor-motor dengan kapasitas mesin yang lebih besar baru disebabkan semakin tinggi kecepatan sepeda motor maka seharusnya sepeda motor tersebut sudah menggunakan sistem rem cakram. Sedangkan motor berkapasitas kecil, penggunaan rem tromol masih bisa dilakukan. – Kekurangan rem tromolKekurangan dari rem tromol adalah Karena tidak seluruhnya kampas rem menempel ke tromol roda yang mengakibatkan daya pengereman pada rem tromol cuma 70% saja. Dan kekurangan lainnya adalah rem gampang terkena panas karena perangkat rem model tertutup dan jeleknya lagi apabila menerjang banjir rem tidak akan pakem lagi karena perangakat rem di penuhi air. Rem Cakram – Kelebihan rem cakramKelebihan dari rem cakram disk brake adalah daya pengereman dapat mencapai 100%, karena seluruh pad bergesekan langsung dengan cakram sehingga pengereman dapat maksimal. Keunggulan yang kedua adalah pendinginan rem lebih baik karena menganut sistem pengereman terbuka dan untuk memperbaiki pendinginan kadang kala cakram di buat berongga atau berlubang. – Kekurangan rem cakramKekurangan dari rem cakram adalah Karena menganut sistem terbuka seringkali kaliper di tumpuki kotoran yang lama kelamaan akan mengeras dan dapat membuat tergoresnya cakram.
Selainitu rem tromol juga mampu menahan beban yang cukup besar, itu sebabnya rem tromol masih banyak digunakan pada kendaraan berat seperti Truk atau Bus. "Truk masih banyak yang pakai rem tromol, karena perbedaan performa pengereman rem tromol dan cakram tidak lagi sejauh dulu," ujar Jim Reis, vice president of Stemco Brake Products yang
Rem tromol pada sepeda motor Jakarta – Di era modern seperti ini, banyak sepeda motor sudah menggunakan rem dengan model cakram. Alasannya, rem dengan cakram ini lebih bisa memberikan keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan rem drum atau tromol. Rem tromol ini sebenarnya biasa digunakan oleh kendaraan lawas. Namun, masih banyak orang yang menilai jika rem tromol banyak kekurangan. Sebenarnya, rem tromol juga banyak kelebihan. Tapi, lebih baik mana ya antara rem cakram dan tromol? Sebelum membahas keduanya, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu mengenai kelebihan rem tromol yang sebenarnya jarang diketahui oleh orang. Salah satu kelebihannya adalah daya rem yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan rem cakram. Pada tahun 1960-an hingga rem tromol memang kerap dijadikan pilihan. Selain bisa mengurangi harga, rem tromol juga memiliki perawatan yang sangat mudah dan murah. Kelebihan rem tromol antara lain adalah mampu menahan beban yang besar. Diagram rem tromol pada sepeda motor Isi KontenKelebihan Rem TromolCara Membersihkan Rem Tromol Sepeda MotorRem Cakram pada Sepeda MotorKelebihan Rem Cakram Pada Sepeda MotorKekurangan Rem Cakram Pada Sepeda Motor Kelebihan Rem Tromol Sehingga untuk menopang beban kendaraan yang berat, rem tromol ini bisa dengan mudah melakukannya. Lihat saja, masih banyak kendaraan yang masih menggunakan rem model tromol seperti ini. Sebut saja bus, truk, dan mobil. Lantas, mengapa rem jenis ini bisa kekuatan yang cukup besar? Apa penyebabnya? Satu kelebihan rem tromol adalah karena rem ini lebih tertutup dibandingkan dengan rem cakram. Jenis rem tromol ini lebih sulit disusupi oleh debu dan kotoran. Rem tromol memakai kampas rem yang terpasang di bagian dalam tromol. Kampas rem tromol ini dipasangkan dengan menggunakan per yang dapat menarik. Tujuannya adalah agar kampas memberhentikan putaran dari tromol. Salah satu kekurangan dari rem tromol ini adalah bagian kampas yang tidak seluruhnya menempel. Sehingga pada saat pengereman, rem tromol hanya bisa mencapai 70%. Hal ini karena antara kampas bagian atas dan bawah masih terdapat celah. Untuk melakukan perawatan rem tromol, bisa dilakukan sendiri di rumah dengan mudah dan cepat. Lantas, seperti apa cara membersihkan rem tromol ini? Diagram rem tromol pada sepeda motor Cara Membersihkan Rem Tromol Sepeda Motor Untuk membersihkan rem tromol sepeda motor, caranya cukup mudah. Yang kamu lakukan adalah membuka bagian roda terlebih dahulu. Biasanya rem tromol pada sepeda motor terletak di bagian belakang. Ada juga yang di bagian depan, biasanya pada sepeda motor keluaran 1990-an. Setelah roda bagian belakang terlepas, kamu hanya perlu membuka bagian tutup tromol yang ada di bagian tengah velg. Buka bagian tersebut, dan kamu akan melihat kampas rem beserta isinya di bagian dalam velg. Untuk melepas kampas rem tromol ini harus sedikit berhati-hati karena terdapat per penarik. Kepas kampas rem tromol tersebut, lalu bersihkan menggunakan kuas. Bisa menggunakan kuas, atau sikat gigi bekas untuk menghilangkan debu dan kotoran. Debu dan kotoran ini biasanya disebabkan oleh lapisan kampas yang tergerus pada saat melakukan pengereman. Setelah membersihkan bagian rumah kampasnya, bagian kampas dan per penarik juga bisa untuk dibersihkan. Setelah semua bersih, kamu bisa memasang kembali perangkat tersebut dan mengatur tingkat kepakeman dari rem. B sebagian orang membersihkan bagian dalam rem tromol ini menggunakan angin bertekanan untuk meniup kotoran dan debu. Bisa juga menggunakan kuas dan sikat untuk menghilangkan kotoran yang menempel di dinding tromol. Rem cakram yang kotor Setelah membahas mengenai rem tromol pada sepeda motor, sekarang waktunya membahas rem cakram pada sepeda motor. Rem cakram bisa dibilang rem yang sampai detik ini masih dipakai untuk berbagai kendaraan. Rem ini dianggap punya kapasitas yang sangat baik dibandingkan dengan rem tromol pada sepeda motor. Sedikit berbeda dengan rem tromol, rem model cakram ini bisa dibilang punya sistem mekanik yang lebih modern. Rem cakra mini menggunakan piringan atau biasa disebut disk yang dijepit oleh kaliper. Kaliper ini nantinya akan digerakkan oleh piston yang akan menggerakkan kampas rem cakram ini. Pada saat sepeda motor melaju, cakram inilah yang akan bertugas untuk mengurangi kecepatan laju kendaraan. Sistem pengereman model cakram ini dianggap lebih simpel dan juga lebih responsif dalam melakukan pengereman. Walaupun dianggap memiliki banyak kelebihan, sebenarnya rem cakram untuk sepeda motor ini juga tetap punya kekurangan lho. Sayang, masih banyak orang yang belum memahami kekurangan dari rem model cakram ini. Kira-kira, apa ya kekurangan dari rem cakra mini? Perawatan rem pada sepeda motor Kelebihan Rem Cakram Pada Sepeda Motor Kita mulai dari kelebihannya dulu ya. Kelebihan lain dari rem cakram ini adalah daya pengereman yang sangat baik. Rem cakram punya daya pengereman hingga 100%, atau lebih baik dibandingkan dengan rem tromol. Tak heran jika biasanya rem cakram ini dipasangkan di bagian depan pada sepeda motor. Kelebihan lain dari rem cakram ini adalah pendinginan yang jauh lebih baik dibandingkan rem tromol. Rem tromol memakai model tertutup, sehingga pendinginannya akan lebih lama. Sedangkan rem cakram ini punya pendinginan yang lebih baik karena modelnya yang lebih terbuka. Pendinginan yang lebih baik inilah yang membuat kemampuan pengereman menjadi jauh lebih baik. Biasanya cakram pada sepeda motor dibuat dengan desain berlubang-lubang atau dibuat dengan rongga. Kekurangan Rem Cakram Pada Sepeda Motor Memang, rem yang satu ini lebih banyak memiliki kelebihan dibandingkan dengan kekurangannya. Tapi, tetap saja ada kekurangannya. Kekurangan utama rem cakram pada sepeda motor adalah lebih terbuka, sehingga lebih mudah kotor. Rem cakram berlokasi di bagian luar, berbeda dengan tromol yang berada di bagian dalam. Karena letaknya di luar, maka dari itu rem cakram sering terpapar berbagai macam kotoran. Mulai dari genangan air, debu, hingga cipratan lumpur. Untuk membersihkan rem cakram ini sebenarnya hampir sama dengan cara pembersihan rem tromol. Rem cakram yang kotor Hanya saja diusahakan pemilik sepeda motor harus lebih rutin lagi memeriksa rem cakram ini. Karena lokasinya yang lebih terbuka, maka lapisan caliper atau kampas rem ini biasanya tertutupi oleh kotoran yang sudah menjadi kerak. Kerak ini dihasilkan oleh debu yang terkena air dan suhu panas yang terjadi akibat pengereman. Jika kerak ini didiamkan, maka lama kelamaan lapisan rem akan semakin banyak tertutupi oleh kotoran. Dari kedua rem tersebut, kira-kira mana yang menurut kamu lebih aman. Rem tromol atau cakram pada sepeda motor? Post Views 13,213
Liputan6com, Jakarta - Setiap kendaraan pasti dilengkapi dengan rem agar bisa berhenti dengan baik. Terdapat beberapa jenis, salah satu tipe rem yang banyak digunakan ialah tromol.Bisa menjadi penyebab kecelakaan, rem pada motor juga perlu dirawat agar berfungsi dengan baik dan tahan lama. Berikut panduan merawat rem tromol seperti dilansir Suzuki Indonesia.Langkah pertama merawat rem jenis
Connection timed out Error code 522 2023-06-15 101056 UTC What happened? The initial connection between Cloudflare's network and the origin web server timed out. As a result, the web page can not be displayed. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not completing requests. An Error 522 means that the request was able to connect to your web server, but that the request didn't finish. The most likely cause is that something on your server is hogging resources. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d7a05f02ada0ba8 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Agargesekan dapat memperlambat kendaraan dengan baik, sepatu rem dibuat dari bahan yang mempunyai koefisien gesek yang tinggi. Rem tromol sendiri memiliki kekurangan dan kelebihan. Berikut penjelasannya. Kelebihan. Sistem pengereman yang mudah dan dan biaya produksinya yang ekonomis namun tetap powerfull; Kinerja pengereman yang lebih lembut
Kelebihan Dan Kekurangan Rem Tromol – Sebagai salah satu jenis rem yang sering digunakan yaitu rem tromol. Terkadang timbul pertanyaan, apa kelebihan rem tromol? Lalu apa kekurangan rem tromol? Sampai sekarang ini kita mengenali dua tipe Pengereman yang ada pada kendaraan beroda 2 atau beroda 4 yaitu Disc Brake atau yang lebih akrab di Indonesia sebagai Rem Cakram dan Drum Brake atau Rem Tromol yang ke-2 nya mempunyai mekanisme kerja yang lain. Rem Tromol bekerja dengan menggesekkan kampas rem pada tuas drum saat diregangkan diundang dengan tromol, dalam kerjanya ini membuat Rem Tromol mempunyai beberapa Kelebihan dan Kekurangan. Terkait kelebihan dan kekurangan rem tromol akan diulas lebih dalam pada artikel berikut ini. 1. Tidak gampang terserang kotoran dan debu Kelebihan rem tromol yang pertama yaitu tidak mudah kotor, karena terletak yang ada di dalam. Dengan desain ini maka rem Tromol tidak gampang dimasuki debu atau kotoran hingga performanya tidak terusik. 2. Mekanisme Rem yang gampang dan harga yang murah Selain itu kelebihan rem tromol yang lain adalah sparepart yang murah. Pada dasarnya mekanisme rem tromol ini benar-benar gampang dan sederhana sekali, tetapi dengan performa yang powerful hentikan kecepatan kendaraan. Rem tromol ini memiliki komponen kampas yang murah. Motor yang memakai rem tromol tambah murah dibanding yang memakai rem cakram. 3. Performa pengereman yang Halus Berlainan dengan rem cakram yang garang karena ketepatannya tinggi, rem tromol hasilkan gerakan pemberhentian/pelambatan yang lebih perlahan-lahan atau halus. Hal ini menjadi salah satu kelebih rem tromol. 4. Sanggup meredam beban Besar Kelebihan yang terakhir dari rem tromol yaitu daya pengereman yang besar. Mekanisme rem ini dikenali dapat meredam berat beban dan besar, bisa dibuktikan kendaraan beroda 4 seperti Bis dan Truk memakai rem tromol. Kekurangan Rem Tromol 1. Rem tidak begitu pakem Karena penghetianya yang cuman memakai mekanisme gesekan atau bukan cengkeraman cakram pasti hasil pengeremanya tidak begitu pakem dan instant, tidak seperti rem cakram. Hal ini menjadi salah satu kekurangan rem tromol. 2. Penggantian Kampas reltif semakin lama dan susah Selain itu kekurangan rem tromol yang lain adalah kesulitan dalam proses perbaikan. Tidak seperti rem cakram yang tak perlu melepas as roda dan buka drum untuk menukar kampas, di rem tromol penggantian kampas lebih memerlukan waktu lama dibanding rem cakram, yang di mana rem cakram tinggal melepas baut kaliper. 3. Tidak nikmat dilihat Kekurangan rem tromol yang terakhir adalah estetika yang kurang. Faktor keelokan menyusut bila memakai rem tromol relatif, disitu ada tuas yang mengusik object mata menyaksikan bulatnya ban, berlainan dengan rem cakram yang pasti lebih nikmat dilihat. Diatas adalah ulasan terkait kelebihan dan kekurangan rem tromol. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan.
Jujursaja saya lebih milih rem cakram, alasannya karena lebih terlihat advance dan perawatan mudah juga lebih pakem, tapi rem teromol lebih awet, lebih terasa pakem tapi pemasangan ribet juga terlihat jadul | Forum Moladin
Rem adalah salah satu komponen pada kendaraan yang memiliki kinerja penting baik sepeda motor ataupun Mobil. Adapun hubungannya dengan masalah keamanan ketika berkendara. Terdapat banyak jenis rem yang terdapat pada Mobil, salah satunya rem Mobil. Setiap jenis tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang perlu diketahui. Untuk kali ini pembahasan mengenai kekurangan dan kelebihan rem tromol Mobil yang memang harus dipahami. Adapun kinerja dari rem tromol dengan menggunakan prinsip gesekan antar drum tromol dengan kampas. Hal tersebut terjadi saat mesin dinyalakan dan roda Mobil berputar. Tujuannya tidak lain untuk mengurangi kecepatan Mobil dan juga memberhentikannya. Nah untuk mengetahui kelebihan rem tromol Anda bisa melihat ulasannya di bawah ini. Rem tromol Mobil mampu menahan beban berat Kelebihan Rem Tromol Mobil Terlindungi dan tidak mudah kotor Rem tromol pada umumnya diletakkan di tempat tertutup, sehingga debu dan kotoran tidak bisa masuk. Dengan begitu rem tromol tidak akan mudah kotor karena tidak ada debu yang masuk ke dalam. Dengan mengandalkan cara ini kinerja rem bisa lebih terasa lembut, ditambah lagi penampang pada bagian sistem pengereman dibuat dengan model agak lebar sehingga pengereman menjadi lebih optimal. Seperti yang kita tahu, jika rem Mobil kotor harus segera dilakukan pembersihan. Tujuannya agar dapat melakukan tugasnya dengan maksimal. akan tetapi dengan menggunakan rem jenis ini maka hal tersebut dapat diminimalisir. >>> Mungkin tertarik, Tips Mudah Merawat Audio Mobil Yang Perlu dilakukan Dapat menahan beban yang lebih besar Kelebihan rem tromol Mobil lainnya adalah mampu menahan beban yang besar. Hal ini telah dibuktikan dengan kendaraan berat yang berada di jalan. Kendaraan besar seperti truk dan bus serta lainnya menggunakan rem jenis ini untuk melambatkan kecepatan. Selain itu rem tromol juga digunakan untuk dijadikan rem parkir, karena ketahanan dan kekuatannya menahan beban yang besar serta mampu menahan bobot yang berat dalam jangka yang agak lama dibandingkan rem lainnya. Rem tromol Mobil tidak mudah kotor Kadangkala terjadi Mobil dengan rem bukan tromol membawa beban yang berat dan rem sulit untuk dikendalikan. Hasilnya kendaraan tersebut akan terasa tidak bisa berhenti, jika melakukan pelambatan jaraknya cukup jauh. Nah bagi Anda yang ingin membawa beban berat saat bepergian diusahakan menggunakan Mobil dengan jenis rem tromol. >>> Klik di sini untuk mengupdate tips perawatan lainnya Harganya lebih murah Kelebihan lain yang dimiliki rem tromol adalah harganya yang relatif murah. Hal ini dilakukan karena produksinya dilakukan secara masal, ditambah lagi biaya produksinya juga tidak terlalu mahal. Sangat berbeda dengan rem cakram yang produksinya membutuhkan campuran lain seperti carbon. Dengan begitu harganya lebih mahal dibandingkan rem tromol. Kekurangan rem tromol Mobil Setiap komponen Mobil mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Sama halnya dengan rem tromol yang memiliki kelemahan dalam pengeremannya. Jadi rem tromol bisa dibilang kurang pakem karena kampas rem yang menempel pada tromol tidak sepenuhnya. Hanya 70% saja, sehingga saat melakukan pengereman dengan beban berat akan melambat dalam jarak yang panjang. Rem tromol memiliki harga lebih murah dibandingkan rem cakram >>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik lainnya Kelemahan tersebut ternyata juga mempunyai hal yang penting. Apabila rem tromol diletakkan pada bagian roda belakang tentu sangat menguntungkan. Mengingat kekuatan pengereman roda belakang tidak boleh melebihi rem depan. Apabila kekuatan pengereman lebih kuat bagian belakang, maka bisa saja Mobil akan susah untuk dikendalikan ketika melakukan pengereman secara mendadak. Demikianlah informasi tentang kelemahan dan kelebihan rem tromol Mobil yang perlu diperhatikan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya.
.
  • ro6gy67w5r.pages.dev/280
  • ro6gy67w5r.pages.dev/488
  • ro6gy67w5r.pages.dev/290
  • ro6gy67w5r.pages.dev/265
  • ro6gy67w5r.pages.dev/429
  • ro6gy67w5r.pages.dev/1
  • ro6gy67w5r.pages.dev/1
  • ro6gy67w5r.pages.dev/376
  • kelebihan dan kekurangan rem tromol